RSS

Logic Thinker


LOGIKA SUDRUN

Suatu hari di bar, masuklah seorang berpakaian perlente dan minum di bar tersebut.
Sudrun, sang bartender terkesima melihat manusia keren tersebut dan mencoba bertanya:
“Apa sih pekerjaan bapak?”

Lalu orang itu menjawab,
“Oooooo saya adalah seorang LogicThinker.”

Sudrun bingung dan bertanya :
“Apa itu pekerjaan logic thinker?”

Orang itu menjawab:
“Wah susah menerangkannya, soalnya memang bukan pekerjaan yang lazim, tapi saya akan kasih anda contoh saja, ok?”

Sudrun: Ok!

Tamu: Begini, pertama-tama saya bertanya dulu, apakah anda punya akuarium?

Sudrun: O ya saya punya akuarium buesuaaarrr di rumah.

Tamu: Nah kalo anda punya akuarium, logisnya anda punya ikan

Sudrun : O ya saya punya ikan berbagai jenis

Tamu: Nah kalo anda punya ikan, anda pasti sayang binatang

Sudrun: Oya betul sekali saya sangat sayang pada binatang

Tamu: Kalo anda sayang binatang, apalagi pada anak anda!! Anda pasti sangat menyayangi anak anda.

Sudrun: Betul sekali saya mencintai anak saya lebih dari ikan.

Tamu : Nah logisnya, jika punya anak pasti punya istri.

Sudrun: Anda kok tahu? saya memang punya istri cantik jelita.

Tamu : Tentu saja saya tahu karena itu semua hanya logis saja. Nah sekarang pertanyaan terakhir, jika anda punya istri dan anak, berarti anda tidak impoten!!! betul?

Sudrun : 100% betul, saya tidak impoten.

Tamu: Nah begitulah kira-kira logic thinker itu.

Sudrun : Oooo begitu tho? saya ngerti sekarang.. *takjub

Lalu setelah tamu itu pergi, datanglah Mukidi, teman Sudrun, dan bertanya:

Mukidi: Eh, Drun, lu tadi kok asyik sekali omong apa?

Sudrun : Ooo tadi gue ngobrol pekerjaan orang itu sebagai logic thinker

Mukidi : Apaan tu logic thinker?

Sudrun: Begini lho gue terangkan, pertama- tama gue tanya dulu, lu punya akuarium gak?

Mukidi : Gak punya tuh?

Sudrun: Nah… BERARTI LU PASTI IMPOTEN!

Mukidi : @&%$??!!

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 13 April 2015 in Guyon Suroboyoan

 

Tag:

Cara Penyemeaian benih yang baik


persemaian tere A. Latar Belakang
Senang rasanya jika sayuran yang kita tanam bisa tumbuh subur, tapi kadang jangankan untuk subur, tumbuh saja kadang tidak, untuk itu diperlukan penanganan yang tepat agar benih yang kita tanam bisa tumbuh dengan baik.
Bagi yang menyukai kegiatan bercocok tanam, adalah suatu kebahagiaan tersendiri bila dapat menyemai sendiri biji tanaman menjadi benih atau bibit tanaman kecil. Sepertinya tidak ada yang susah pada tahap ini. Tetapi sesungguhnya, tahap inilah yang paling sulit karena tingkat keberhasilan dari biji menjadi kecambah dan akhirnya tumbuh hanya sekitar 85%. Itupun setelah mendapat perlakuan yang sangat telaten. Bila kita kurang memperhatikan langkah-langkah awal ini, biasanya keberhasilan hidup hanya dibawah 20%.

B. Tahap Persipan Penyemaian
1. Pemilihan Benih
pemilihan benih yang tepat menjadi hal yang sangat penting karena ini sangat erat hubungannya dengan kualitas tanaman yang akan kita rawat nantinya karena itu kita harus teliti dalam hal memilih benih.benih yang akan kita tanam harus sesuai dengan kondisi cuaca, ketinggian tanah dari permukaan laut, musim, kelembaban.
2. Penyiapan Media Tanam
Media tanam dapat berupa tanah subur yang sudah dicampur dengan pupuk kandang (POG) dan sekam padi dengan perbandingan 2:1:1
3. Wadah Persemaian
Dapat memakai pot plastik atau tray pot khusus untuk menyemai benih. Banyaknya pot atau tray pot tergantung dari banyaknya benih yang akan kita semai.
4. Tempat Persemaian
Tempat persemaian hendaknya bisa mendapatkan sinar matahari tetapi tidak secara langsung dan juga hendaknya tidak terkena hujan secara langsung maka tempat persemaian yang ideal harus diberi naungan berupa plastik.

C. Langkah Kerja Proses Penyemaian Benih Sayuran
1. Rendamlah benih dengan air hangat kuku selama 3 jam untuk jenis-jenis benih yang tidak mudah berkecambah seperti benih cabai, terong dan tomat. sedangkan untuk jenis benih yang mudah berkecambah seperti melon, timun, kul, dan brokoli maka tidak perlu direndam air hangat langsung di tanam.
2. Tririskan benih yang telah direndam di atas kertas bekas/kertas koran.
3. Isi tray pot dengan media tanam sebanyak 2/3 dari tinggi lubang. Isikan 2 sampai 3 biji kedalam masing-masing lubang. Tutup biji-biji yang disemai tadi dengan media tanam atau tanah tipis-tipis saja lalu siram dengan air sampai media terlihat basah. Penyiraman dilakukan dengan hati-hati dan perlahan agar biji tidak
keluar.
4. Letakkan ditempat yang teduh. Perhatikan setiap pagi, bila media mulai mengering, lakukan penyiraman secukupnya. Lebih baik menggunakan sprayer agar posisi biji-biji tidak acak-acakan karena terkena air yang disiramkan terlalu banyak. Air yang terlalu banyak juga menyebabkan biji tidak berkecambah
tetapi busuk.
5. Benih biasanya akan menampakkan pertumbuhan pada hari ke-7 sampai ke-10 sejak disemai. Bila sudah terlihat benih tanaman muda keluar, pot atau tray pot boleh dipindahakan ketempat yang mendapat sinar matahari pagi. Benih-benih muda harus dijemur pada pagi hari kurang lebih 2 jam, lalu tempatkan di
bawah naungan agar tidak terkena sinar matahari langsung.
6. Bila benih sudah mencapai tinggi sekitar 10 cm (berdaun 3-4 lembar), sudah siap untuk ditanam.
7. Selamat bercocok tanam!

Sumber : http://hamdaniamor.blogspot.com/2013/07/cara-penyemaian-benih-sayuran-yang-baik.html

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 2 April 2015 in Akuaponik

 

Tag: , , , , , , , ,

Hobby Baruku – Akuaponik


Akuaponik Dante
Kotoran ikan yang seringkali menimbulkan masalah karena bau yang tidak sedap dan membuat kolom menjadi kotor ternyata bisa memberikan manfaat. Sisa pakan yang ditebar di kolam yang tidak termakan oleh ikan dan mengendap di kolam pun bisa bermanfaat pula. Kedua limbah yang berasal dari hasil budidaya di kolam ikan tersebut dapat dimanfaatkan untuk akuaponik.

Akuaponik adalah kombinasi antara akuakultur dengan hidroponik yang menghasilkan simbiosis mutualisme atau saling menguntungkan. Akuakultur merupakan budidaya ikan, sedangkan hidroponik adalah budidaya tanaman tanpa tanah yang berarti budidaya tanaman yang memanfaatkan air dan tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam atau soilles.

Akuaponik memanfaatkan secara terus menerus air dari pemeliharaan ikan ke tanaman ke kolam ikan. Inti dasar dari sistem teknologi ini adalah penyediaan air yang optimum untuk masing-masing komoditas dengan memanfaatkan sistem re-sirkulasi.

Sistem teknologi akuaponik ini muncul sebagai jawaban atas adanya permasalahan semakin sulitnya mendapatkan sumber air yang sesuai untuk budidaya ikan, khususnya di lahan yang sempit.

Akuaponik merupakan salah satu teknologi hemat lahan dan air yang dapat dikombinasikan dengan berbagai tanaman sayuran. Kegiatan budidaya di perkotaan sangat dipengaruhi oleh ketersediaan lahan. Terbatasnya lahan produksi pangan (pertanian-perikanan) telah mendorong budidaya pertanian-perikanan dilahan sempit/wadah yang terbatas.

Agar terjadi sinergitas yang saling mendukung, usaha budidaya perikanan dilahan terbatas akan lebih baik apabila digabungkan dengan pertanian, hal ini tentunya dapat meningkatkan efiesiensi pada tahap produksi sehingga bisa dikatakan budidaya low input.

Sistem akuaponik dalam prosesnya menggunakan air dari tangki atau kolam ikan, kemudian disirkulasikan kembali melalui suatu pipa yang mana tanaman akan ditumbuhkan. Jika dibiarkan di dalam tangki, air justru akan menjadi racun bagi ikan-ikan di dalamnya.

Bakteri nitrifikasi merubah limbah ikan sebagai nutrien yang dapat dimanfaatkan tanaman. Kemudian tanaman ini akan berfungsi sebagai filter vegetasi, yang akan mengurai zat racun tersebut menjadi zat yang tidak berbahaya bagi ikan. Jadi, inilah siklus yang saling menguntungkan.

Secara umum, akuaponik menggunakan sistem resirkulasi. artinya memanfaatkan kembali air yang telah digunakan dalam budidaya ikan dengan filter biologi dan fisika berupa tanaman dan medianya. resirkulasi yang digunakan berisi kompartemen pemeliharaan dan kompartemen pengolahan air.

Penggunaan bahan-bahan filter, misalnya batu zeolit, clay, kerikil, atau pasir sebagai substrat bakteri yang mampu mengatasi dan mengatur kelebihan senyawa-senyawa nitrogen berbahaya untuk ikan pada sistem akuaponik. Dengan demikian, tanaman berfungsi sebagai biofilter untuk menyerap amonia, nitrat, nitrit, dan fosfor yang berbahaya untuk ikan, jadi air yang bersih kemudian dapat dialirkan kembali ke bak ikan. Biasanya, sistem pengolahan air tersusun atas kompartemen dekantasi, kompatemen filtrasi, kompartemen oksigenasi, dan kompartemen strerilisasi.

Aplikasinya baik secara teoritis, praktis dan ekonomis tentu saja akuaponik akan sangat menguntungkan sekali karena memberikan manfaat ganda, yakni untuk tanaman dan budidaya ikan itu sendiri.

Melalui akuaponik, lahan yang dipakai tidak terlalu luas. Keuntungan secara praktis sudah barang tentu kita tidak perlu mencangkul, merumput, menggemburkan dan melakukan aktivitas lainnya guna memroses media tanam yang akan digunakan.

Tanaman yang dibudidayakan tidak perlu dipupuk untuk menunjang pertumbuhan dan kesuburan, karena limbah dari kolam ikan yang berupa kotoran dan sisa pakan ikan sudah mengandung unsur makro dan mikro yang dibutuhkan tanaman.

Melalui sistem akuaponik, tanaman tidak perlu disiram setiap hari secara manual, sebab air di kolam dipompa ke atas hingga mampu menyirami tanaman dan bisa ditambahkan timer agar kita bisa menentukan waktu penyiraman sesuai yang diinginkan. Kita hanya perlu memberi makan pada kolam ikan yang pada akhirnya bisa mendapat sayuran dan ikan segar.

Keuntungan akuaponik untuk kolam dan ikan itu sendiri adalah kebersihan air kolam tetap terjaga, air tidak mengandung zat-zat yang berbahaya bagi ikan karena sudah melalui proses filtrasi.

Ketersediaan oksigen untuk ikan juga akan tetap terjaga. Melalui akuaponik tidak perlu lagi dilakukan penggantian air untuk kolam ikan, namun hanya perlu ditambahkan air ketika volume air dalam kolam sudah mulai berkurang dan perlu ditambah.

Untuk kolam lele saja yang berbau tidak sedap, kotor, dan berwarna hijau pekat yang cenderung coklat kehitaman bisa berubah menjadi tidak berbau dan berwarna hijau yang cenderung melalui sistem akuaponik yang telah dilakukan.

Media tanaman yang paling efektif digunakan untuk akuaponik adalah zeolit. Zeolit berfungsi sebagai filter dan juga media tanam untuk tanaman. Sedangkan untuk budidaya ikan yang paling bagus untuk menunjang akuaponik adalah budidaya ikan lele, sebab lele menghasilkan kotoran ikan yang lebih banyak dibandingkan jenis ikan lainnya. Lele juga termasuk ikan yang konsumsi pakannya tinggi.

Dengan adanya konsumsi pakan yang tinggi, otomatis akan menghasilkan kotoran yang banyak pula akibat sisa pakan yang tidak termakan. Banyaknya kotoran yang dikeluarkan oleh ikan lele dan sisa pakan yang mengendap di kolam menjadikan pertumbuhan tanaman menjadi sangat cepat.

Hampir semua jenis budidaya ikan seperti lele, gurami, nila, koi, emas, bawal, mujair, udang galah dan jenis ikan lainnya dapat dimanfaatkan untuk akuaponik. Sedangkan jenis tanaman yang biasa dibudiyakan umumnya adalah tanaman sayuran yang bisa dipanen daunnya dan memiliki nilai ekonomis seperti selada, sawi, caisim, kangkung, dan sebagainya. Bahkan tanaman seperti cabai, terong, dan, tomat juga bisa pula dibudidayakan dengan sistem akuaponik.

Keuntungan untuk hasil panen dari sayuran yang dikembangkan melalui akuaponik adalah tanaman lebih hijau, segar, awet, dan tidak mudah menguning. Selain itu, sayuran menjadi lebih sehat karena bersifat organik. Sebab, selama masa tanam sayuran tidak menggunakan pupuk kimia dan pestisida, karena hanya menggunakan limbah dari kolam sebagai pupuk alaminya. Tanaman yang bersifat organik juga akan memiliki nilai jual yang lebih tinggi di pasaran bila dikembangkan dalam skala besar, sedang bila dikonsumsi sendiri tentunya menjadi bahan makanan yang sehat.

Akuaponik bisa diterapkan dalam skala besar maupun dalam skala kecil untuk rumahan. Untuk kita yang sudah punya kolam ikan di rumah bisa dimanfaatkan untuk akuaponik, namun untuk yang tidak punya kolam bisa juga menggunakan akuarium. Selain hasil tanamannya bisa dikonsumsi, penerapan akuaponik di akuarium juga bisa menambah estetika di dalam ruangan rumah dan akan membuat rumah menjadi lebih hijau.

* Penulis adalah sarjana alumni jurusan Ilmu Komunikasi, Universitas Diponegoro yang saat ini bekerja di PT Indmira di Yogyakarta.

Sumber: hijauku.com

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 2 April 2015 in Akuaponik, Hobby

 

Tag: , , , , , , , , , ,

Facebook


Ada seorang laki2 desa yg pengen belajar facebook’an trus dia g tau yg harus dilakukan makanya dia SMS temen perempuannya buat ngajarin Facebook,, isi smsnya kurang lebih begini:

Bono : Mar, warahi aq gae fesbuk yoo..
Marni : Oke, kowe wes nang ngarep komp?

Bono : wes, aq yo wes ndue email :D
Marni : Sipppp (y) bukaen, browser firefox, nek ga ngono internet explorer…

Bono : browser ki opo? :/
Marni : klik menu start trus golekono tulisane Internet explorer :)

Bono : trus pye?
Marni : ketik di kotak paling dhuwur, “www.facebook.com” trus enter :)

Bono : oke, trus??? =D
Marni : Lek wes metu gambare, isinen form pendaftaran sesuai yg äϑα ;)

Bono : ngendi ne seng di isi, kok ga ono opo2… :/
Marni : :O mosok, nang layar ono tulisan opo?

Bono : mung tulisan tok, nduwor dewe ono tulisan “The page cannot be displayed” :s
Marni : wah, kliru paling kowe nulis judule… :>

Bono : :/ wes bener kok, http://www.facebook.com
Marni : ehm, mungkin koneksi internetmu mati… 8-|

Bono : opo butuh internet łο :/ ndek omah ga ono internete Mar…?
Marni : WOOOOO KAMPRET (╰_╯). drijiku sampe kriting… tibake ra ono koneksi… ! >:O

Bono : (“╯~╰) Ooo, yo wes, kapan2 ae lek aq nang warnet tak sms neh… suwon yoo… :D
Marni : (=| … podo2, emailmu opo?

Bono : emailku http://www.cahganteng2010@yahoo.com. Iku digaweke kancaku, tapi rung tau tak bukak \=D/
Marni : έέђђ–:/ email kok ono WWW ne ki ріўέ łο 8-|

Bono : WWW ki opo łο…. :/
Marni : (¬_¬”) Wassalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh… 3-|

Bono : Oooaalaaahhh (˘▽ ˘)づ ƴā wes suwun yo Mar…
Marni : . . . . Ndeso tenan . . .

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 26 Maret 2015 in Lucu

 

Tag:

Musixmath


I just used @musixmatch to sing along to We Are Young by Glee Cast #lyrics http://mxmt.ch/t/18453257

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 21 Februari 2015 in Musik

 

REJEKI BANYAK BENTUKNYA


Kemarin hujan mulai jam 9 pagi, seorang tukang rujak numpang berteduh.Masih penuh gerobaknya, buah-buah tertata rapi. Kulihat beliau membuka buku kecil, rupanya Al Quran. Beliau tekun dengan Al-Qurannya. Sampai jam 10 hujan blm berhenti. Saya mulai risau karena sepi tak ada pembeli datang.Saya keluar memberikan air minum.“Kalau musim hujan jualannya repot juga ya, Pak ” .. “Mana masih banyak banget.”Beliau tersenyum, “Iya bu, Mudah-mudahan ada rejekinya .” jawabnya.“Aamiin,” kataku.“Kalau gak abis gimana, Pak?”. tanyaku.“Kalau gak abis ya risiko Bu, kayak semangka, melon yang udah kebuka ya kasih ke tetangga, mereka juga seneng daripada kebuang. kayak bengkoang, jambu, mangga yang masih bagus bisa disimpan. Mudah-mudahan aja dapet nilai sedekah,” katanya tersenyum.“Kalau hujan terus sampai sore gimana, Pak?” tanyaku lagi.“Alhamdulillah bu… Berarti rejeki saya hari ini diizinkan banyak berdoa. Kan kalau hujan waktu mustajab buat berdoa bu…” Katanya sambil tersenyum.“Dikasih kesempatan berdoa juga rejeki, Bu…”“kalau gak dapet uang gimana, Pak?” tanyaku lagi.“Berarti rejeki saya bersabar Bu, Allah yg ngatur rejeki Bu, Saya bergantung sama Allah.. Apa aja bentuk rejeki yang Allah kasih ya saya syukuri aja. Tapi Alhamdulillah, saya jualan rujak belum pernah kelaparan.“Pernah gak dapat uang sma sekali, tau tau tetangga ngirimin mkanan. Kita hidup cari apa Bu, yg penting bisa makan biar ada tenaga buat ibadah & usaha,” katanya lagi sambil memasukan Alqurannya ke kotak di gerobak.“Mumpung hujannya rintik, Bu… Saya bisa jalan, Makasih yaa ,Bu…” Saya terpana, Betapa malunya saya, dipenuhi rasa gelisah ketika hujan datang, begitu khawatirnya rejeki materi tak didapat sampai mengabaikan nikmat yang ada di depan mata.Saya jadi sadar bahwa rizki hidayah, dapat beribadah, dapat bersyukur dan bersabar adalah jauh…jauh lebih berharga daripada uang, harta dan jabatan.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 13 Februari 2015 in Pelajaran Hidup

 

Kehilangan


Seorang lelaki berjalan tak tentu arah dengan rasa putus asa. Kondisi finansial keluarganya morat-marit. Saat menyusuri jalanan sepi, kakinya terantuk sesuatu.

Ia membungkuk & menggerutu kecewa. “Uh, hanya sebuah koin kuno yang sudah penyok.”

Meskipun begitu ia membawa koin itu ke bank. “Sebaiknya koin in dibawa ke kolektor uang kuno”, kata teller itu memberi saran. Lelaki itu membawa koinnya ke kolektor. Beruntung sekali, koinnya dihargai 30 dollar.

Lelaki itu begitu senang. Saat lewat toko perkakas, dilihatnya beberapa lembar kayu obral. Dia pun membeli kayu seharga 30 dollar untuk membuat rak buat istrinya. Dia memanggul kayu tersebut dan beranjak pulang.

Di tengah perjalanan dia melewati bengkel pembuat mebel. Mata pemilik bengkel sudah terlatih melihat kayu bermutu yang dipanggul lelaki itu. Dia menawarkan lemari 100 dollar untuk menukar kayu itu. Setelah setuju, dia meminjam gerobak untuk membawa pulang lemari itu.

Dalam perjalanan dia melewati perumahan. Seorang wanita melihat lemari yang indah itu & menawarnya 200 dollar. Lelaki itu ragu-ragu. Si wanita menaikkan tawarannya menjadi 250 dollar. Lelaki itupun setuju.

Saat sampai di pintu desa, dia ingin memastikan uangnya. Ia merogoh sakunya dan menghitung lembaran bernilai 250 dollar.

Tiba-tiba seorang perampok datang, mengacungkan belati, merampas uang itu, lalu kabur.

Istrinya kebetulan melihat dan berlari mendekati suaminya dan bertanya,

“Apa yang terjadi?

Engkau baik-baik saja kan?

Apa yang diambil perampok tadi?”

Lelaki itu mengangkat bahunya dan berkata, “Oh, bukan apa-apa. Hanya sebuah koin penyok yang kutemukan tadi pagi”.

Bila kita sadar kita tak pernah memiliki apapun, kenapa harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan?

Sebaliknya, sepatutnya kita bersyukur atas segala yang telah kita miliki, karena ketika datang & pergi kita tidak membawa apa-apa.

Menderita karena melekat. Bahagia karena melepas.

Karena demikianlah hakikat sejatinya kehidupan, apa yang sebenarnya yang kita punya dalam hidup ini?

Tidak ada, karena bahkan napas kita saja bukan kepunyaan kita dan tidak bisa kita genggam selamanya.

Hidup itu perubahan dan pasti akan berubah.

Saat kehilangan sesuatu kembalilah ingat bahwa sesungguhnya kita tidak punya apa-apa jadi “kehilangan” itu tidaklah nyata dan tidak akan pernah menyakitkan  Kehilangan hanya sebuah tipuan pikiran yang penuh dengan ke”aku”an. Ke”aku”an lah yang membuat kita menderita.

Rumahku, hartaku, istriku, anakku. Lahir tidak membawa apa-apa, meninggal pun sendiri, tidak ajak apa-apa dan siapa-siapa.

Pada waktunya “let it go”, siapapun yang bisa melepas, tidak melekat, tidak menggenggam erat maka dia akan bahagia .

Semoga bermanfaat.:)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 6 Februari 2015 in Uncategorized

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.588 pengikut lainnya.