RSS

“PERJALANAN SEBUAH SEDAN TUA”


💦Renungan pagi:

Sepasang suami istri sedang mengendarai sedan mereka di jalan raya. Memang bukan mobil baru, hanya keluaran 90-an,Tetapi masih cukup baik untuk digunakan.

Pada suatu persimpangan, sang suami melihat seorang pemuda dari arah berbeda mengendarai sedan dengan merk yang sama. Tetapi produksi tahun terbaru dan sangat mulus.

Sang suami bergumam dalam hati, “Andaikan saja mobilku seperti pemuda itu.”

Setelah berjalan lagi, giliran sang istri melihat sedan hitam sedang parkir di tepi jalan. Kemudian ia mengamati seorang kakek keluar dari mobil itu dan membuka pintu sebelahnya untuk seorang nenek yang duduk di sampingnya.

Kali ini sang istri terbetik dalam hati, “Seandainya saja suamiku seromantis kakek itu, sudah tua tetap membukakan pintu mobil untuk istrinya.”

Ternyata, jika dua kisah ini diceritakan dari sudut pandang berbeda, sebuah pelajaran berharga bs kt dapatkan.

Rupanya si pemuda pertama yang sedang mengendarai sedan mahal juga melihat kepada suami istri ini.

Pada waktu yang sama ia pun bergumam dalam hati, “Andaikan saja aku seperti bapak itu, walaupun mobil lawas tetapi milik sendiri. Daripada mobil terbaru seperti ini tapi aku hanya sopir.”

Begitu pula si kakek bersedan hitam, tanpa sengaja ia juga mencuri pandang kepada suami istri ini. Pada saat itupun ia terbetik dalam hati, “Seandainya saja pintu mobilku tidak rusak seperti mobil ibu itu, pasti aku tidak perlu repot-repot harus membuka dari luar.”

Nah, betul kan sebuah pelajaran!
Terkadang manusia melihat rumput tetangga nya selalu lebih hijau, tanpa mereka sadari sebenarnya tetangganya justru menginginkan rumput mereka.

Perasaan kecewa itu datang bukan disebabkan kurangnya nikmat, tetapi karena kurangnya kita bersyukur.

Selamat pagi
Smg smua sehat dan ttp smangaat 💪🏻💪🏻💪🏻

Iklan
 

Mental Miskin Berjiwa Pengemis


Seorang sahabat yang tinggal di Australia bercerita tentang pengalamannya,
“Suatu sore, sesudah menikmati secangkir capucino di Gloria Jeans Café yang capucino-nya paling enak (menurut saya), kami mampir ke toko roti yg sudah hampir tutup. Membeli sebatang roti kismis dan minta kepada si mbak penjaga toko roti, untuk dipotongkan, sehingga nanti di rumah gampang, tinggal comot dan makan.

Selesai dipotong dan dibungkus rapi, lalu diserahkan kepada saya. Langsung saya berikan uang lembaran 10 dollar.

Tapi ditolak dengan senyum manis, sambil berucap, *”It’s free nothing to pay.”*

“Are you sure?” kata saya.

Gadis remaja yang tugas jualan disana, menjelaskan, bahwa kalau toko sudah hampir ditutup, roti tidak boleh lagi dijual. Boleh diberikan kepada siapa yang mau atau diantarkan ke Second Hand shop untuk orang yang membutuhkan.

Agak tercengang juga saya dengar penjelasannya. Terbayang, kalau di Indonesia, wah bisa bangkrut ini, karena orang bakalan menunggu toko tutup supaya dapat yang gratis.

Belum selesai ngobrol dengan si mbak, tiba-tiba ada suami istri, yang juga mau belanja roti. Rupanya mereka tanpa saya sadari sudah mendengar percakapan kami. Kelihatan si pria adalah orang Australia, sedangkan istrinya adalah tipe orang Asia. Si wanita juga minta roti dari si mbak, tapi di cegah oleh suaminya, sambil berkata,

*”No darling, please. We have enough money to buy. Why do we have to pick up a free one? Let’s another people who need it more than us take it.”*

Wah… wah, merasa tersindir wajah saya panas… Egoisme saya melonjak ke permukaan, merasa tersindir dengan perkataannya. Dalam hati saya bergumam, ”Hmm saya ini dulu pengusaha tau”.

Tapi, syukur cepat sadar diri, gak sampai terucapkan. Karena orang yang bicara suami ke istrinya, masa iya saya tiba-tiba nyelak ditengah tengah?

Hampir saja saya berbuat kesalahan. Karena toh mereka tidak omongin saya… Kalau saya merasa tersindir, itu salah saya sendiri.

Hingga menjelang tidur, kata-kata si Suami kepada istrinya masih terngiang-ngiang rasanya, *”We have enough money to buy… why do we have to pick up a free one.”*

Setelah saya renungkan, saya merasakan bahwa *kata-kata ini benar.* Kalau semua orang yang punyai duit, ikut antri dan dapatkan roti gratis, yang biasanya diantarkan ke Second Hand Shop untuk dibagi bagikan gratis, berarti *orang yang sungguh-sungguh membutuhkan tidak bakalan kebagian lagi roti gratis.*

Walaupun saya sesungguhnya mau membayar, namun si mbak yang nggak mau terima uang saya. Pelajaran hidup ini tidak mungkin akan saya lupakan.

*Kalau kita sanggup beli. jangan ambil yang gratis.* Biarlah orang lain yang lebih membutuhkan mendapatkannya.

Sungguh sebuah kepedulian akan sesama yang diterapkan dengan kesungguhan hati.

Kini saya baru tahu, kenapa kalau di club ada kopi gratis, tapi jarang ada yang ambil, mereka lebih suka membeli. Bukan karena gengsi2an, tetapi terlebih karena *rasa peduli mereka pada orang lain, yang mungkin lebih membutuhkan.*

Pelajaran yang sungguh sungguh memberikan inspirasi bagi diri saya.

Tuhan sudah memberikan berkah yang cukup untuk kita, tidak perlu lagi kita mengambil bagian berkah yang diperuntukkan bagi orang lain.

Ketika kita mendengar ada program pemerintah untuk membantu orang miskin, apa yang ada dalam benak kita?

Apa kita akan ikut bersiasat agar mendapat bagian? Ataukah kita merekayasa data agar kerabat dan saudara kitat dapat bagian juga?

Atau kita *sok jadi pahlawan* dengan mengajukan diri sebagai pendamping program, tapi dalam pikiran kita tersimpan niat busuk untuk memperkaya diri sendiri?

Sahabat, kemiskinan bukan untuk dipolitisir dan dieksploitasi. Orang miskin dan kemiskinan adalah ladang amal. Keberadaan orang miskin adalah cara Tuhan untuk menguji sejauh mana kepedulian dan keimanan kita. “Jangan ngaku beriman jika tetangga kanan kirinya masih ada yang kelaparan”.

Sementara *kemiskinan adalah mental yang mesti dirubah dan diberantas.* Mental *minta-minta,* mental *gratisan,* mental *pemalas*, mental *potong kompas,* termasuk mental *jualan data orang miskin,* semua itu adalah Mental Pengemis yang membuat bangsa ini rendah dan terhina, itulah kemiskinan kultural.

Sudah saatnya kita bangkit dan sadar, *tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah.* Menjaga harga diri lebih baik dari pada menjatuhkan kehormatan hanya demi sesuap nasi.

“Maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan?
Semoga berguna.

 

Rejeki


Setiap orang pasti punya rejekinya masing-masing. Banyak orang kerja keras untuk mendapatkan rejeki (baca: finansial). Setelah mendapatkan rejeki mereka lupa bahwa rejeki ini juga perlu disalurkan kepada orang lain yang membutuhkan.

Saluran ini dalam bentuk infaq, sedekah, sumbangan, atau dana. Sumbangan atau pemberian sebagian dari rejeki ini sangat penting dilakukan. Mengapa?

Ini ada satu cerita. Satu rekan ini dulunya miskin. Setelah banyak berdoa dan berikhtiar… akhirnya ia jadi kaya raya. Setelah kaya beberapa tahun entah mengapa rejekinya mulai seret, tidak lancar. Semakin lama semakin berkurang dan ia mulai panik.

Ternyata ia lupa dan tidak pernah berbagi rejeki pada orang lain. Saya sampaikan padanya bahwa kita ini seperti tong air. Pertama kita harus membuku tutup tong untuk bisa menerima curahan air (baca: rejeki) dari Sang MahaPemberi.

Kalau hanya buka tutup dan berharap air hujan masuk setetes demi setetes tentu akan sangat lama. Maka kita perlu melakukan strategi. Misalnya menggunakan talang air (baca: bisnis yang sesuai) agar air bisa terkumpul dalam jumlah besar dan dengan cepat dapat mengalir ke dalam tong kita.

Biasanya orang akan lupa karena terlalu asyik atau senang karena tongnya semakin lama semakin penuh. Dengan kata lain ia menjad semakin makmur, kaya raya, dan lupa diri.

Namun, satu saat nanti tong ini pasti akan penuh. Nah, di sinilah mulai timbul masalah. Mengapa? Karena daya tampung tong sudah tidak lagi bisa menerima air yang begitu banyak. Akibatnya… airnya tumpah dan terbuang percuma.

Kalau seperti ini terus menerus maka akan sayang sekali kan. Maka, biasanya yang terjadi adalah air yang mengalir mulai dikurangi oleh Sang MahaPemberi. Bila ini terus berlanjut… cepat atau lambat… air berhenti mengalir.

Nah, bagaimana caranya agar air bisa terus mengalir deras? Buka kran air sebesar-besarnya. Salurkan air di dalam tong ke orang-orang yang kurang beruntung yang juga membutuhkan rejeki. Dengan kata lain, kita berbagi untuk kehidupan. Kita menjadi saluran berkat.

Rejeki atau uang sama seperti darah, harus mengalir. Darah dalam tubuh, kalau stagnan, tidak mengalir, cepat atau lambat kita pasti akan mati.

Uang atau apapun yang kita miliki bukanlah milik kita. Semua ini hanyalah titipan. Kebetulan kita ini dipercaya untuk mengelolanya. Tentu, karena ini adalah titipan dan kepercayaan maka suatu saat nanti harus kita pertanggungjawabkan.

Bagaimana menurut Anda?

FB Adi W Gunawan

 

Kelor + Jahe


“Wow! Kombinasi ‘Sakti’ Kelor-Jahe Ternyata Ampuh Lawan Semua Penyakit, Bahkan yang Terganas Sekalipun
Intisari Grid

duet maut daun kelor dan jahe sangat ampuh melawan berbagai penyakit | healthtips
Intisari-Online.com – Sejak tahun lalu, daun kelor sudah menjadi tanaman yang populer di dunia.
Di luar negeri, kelor dikenal sebagai moringa dan dijuluki sebagai pohon kehidupan oleh masyarakat Amerika.
Sementara itu, jahe juga salah satu jenis rempah yang paling sehat dan paling enak dikonsumsi.
Popularitas jahe sudah mendunia dan diakui bahwa manfaatnya luar biasa.
(Baca Juga: )
Dilansir dari readandigesthealth, inilah khasiat super dari kelor dan jahe.
Manfaat Kelor :
1. Sebagai analgesik alami yang bisa mengurangi migrain, sakit kepala dan semua rasa nyeri yang dirasakan oleh tubuh.
2. Memiliki efek anti-inflamasi yang bisa meringankan arthritis dan peradangan.
(Baca Juga:)
3. Kandungan mineral seperti magnesium, zinc, potasium, dan kalsium bisa mencegah tubuh terserang berbagai virus dan penyakit.
4. Daun kelor populer karena kandungan benzil isothiocyanate yang telah diteliti mampu melawan perkembangan sel kanker dalam tubuh.
5. Menurunkan kolesterol dengan lebih efektif dibandingkan obat-obat kimia.
6. Menjaga agar asam lambung tidak naik dan mengandung efek anti-ulkus untuk mengobati maag dan penyakit perut lainnya.
7. Mampu menghambat penyakit liver.
8. Meningkatkan metabolisme tubuh dan membantu pembakaran kalori dengan cepat.
9. Kandungan serat yang tinggi bisa membantu kita dalam proses diet.
(Baca Juga:)
Manfaat Jahe :
1. Melawan berbagai penyakit khususnya flu, batuk, pilek, diabetes, dan diare.
2. Senyawa bioaktifnya membantu otak bekerja maksimal.
3. Menurut penelitian, jahe sangat ampuh melawan diabetes tipe 2 dan bisa mengendalikan kadar gula darah.
4. Mencegah mabuk perjalanan dengan dikonsumsi paling sedikit tiga jam sebelum memulai perjalanan.
5. Efektif mengurangi nyeri otot dan nyeri haid.
6. Mengatasi mual dan muntah. Khususnya bagi wnanita hamil dan penderita kanker setelah kemoterapi.
7. Menghambat masalah perut karena memiliki kandungan anti-bakteri yang tinggi.
(Baca Juga: )
Dengan banyaknya manfaat kelor dan jahe, Anda bisa menggabungkan keduanya untuk mendapat suplemen makanan alami yang super ampuh.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa jika kedua bahan menakjubkan ini digunakan bersamaan dengan jumlah kombinasi yang tepat, menghasilkan hasil yang jauh lebih cepat dan lebih efektif daripada yang lain.
Cara membuat campuran kelor dan jahe sangat mudah.
Bahan:
– 85 gram jahe segar
– 10 lembar daun kelor,
– 1 sendok teh madu
– 4 gelas air.
Bersihkan dan potong jahe menjadi bagian-bagian kecil, lalu rebus dengan air selama 10 menit.
Setelah itu, matikan api dan tambahkan daun kelor.
Tunggu hingga beberapa menit, saring campuran itu dan tambahkan madu.
Minumlah ramuan ajaib ini tiap bangun tidur dan di malam hari sebelum tidur. Jadikan ini sebagai rutinitas harian Anda dan Anda tidak lagi membutuhkan suplemen kimia.
Yuk, kita coba!
(Baca Juga: )
BACA SUMBER LAPORKAN
69Tidak Suka” – Wow! Kombinasi ‘Sakti’ Kelor-Jahe Ternyata Ampuh Lawan Semua Penyakit, Bahkan yang Terganas Sekalipun

 

UCAPANMU ADALAH DOAMU SELFTALK


Bagus banget tulisannya.. mohon maaf sy copy, tp lupa siapa yg sharing😦

UCAPANMU ADALAH DOAMU

SELFTALK

Suatu ketika istri saya pernah ngobrol dengan seseorang mengenai masalah financial yang sedang dihadapinya..

Dalam obrolan tersebut, akhirnya istri saya langsung menyampaikan kepada saya sambil tertawa..

“Tahu ga pah, itu tadi pas ngobrol sama si anu, ia bilang begini, saya itu bu.., klU dapat uang itu guampang bangeeett, pokoknya ga tahu kenapa pas saat saya butuh uang, uang itu tiba-tiba datang dari mana-mana, dan dari tempat yang tidak disangka-sangka, tapi ga tahu kenapa habisnya cepat juga..”

Hahaha…saya ikut tertawa mendengar ceritanya…

Selftalk awalnya sih sudah bagus banget, tapi endingnya kok ya ngenes bangeett…

Seperti juga ketika saya memberikan pelatihan bagi para 150 Dosen Kampus Telkom University Bandung, dalam workshop sertifikasi “HYPNOTEACHING SUPER LEARNING” yang per batchnya 30 orang dosen wajib mengikuti hingga 2 hari penuh..

Ketika saya menjelaskan bahaya selftalk bagi diri sendiri, maupun dampaknya bagi orang lain, dengan memberikan contoh selftalk yang salah,
“Ga tahu kenapa ya, saya makan sedikit saja langsung jadi daging..” inilah yang menyebabkan seseorang semakin menggemuk..

Lalu ada seorang dosen yang tubuhnya sangat over size, kurang lebih sekitar 160 kg, mengatakan begini,

“Oh pantesan tubuh saya semakin melar kayak gini ya pak, ternyata selftalk saya slama ini salah..” katanya disela workshop..

Lalu saya tanya, “apa yang salah pak?”
“Ga tahu kenapa, saya minum air putih saja, langsung jadi lemak..”
dan seketika semua peserta langsung terbahak-bahak…
Wkwkwkwkwk…

Ohya, anda harus tahu, kata-kata ”GA TAHU KENAPA”, “ENTAH KENAPA”..adalah kalimat pembuka pintu gerbang pikiran bawah sadar, tanpa seseorang harus dalam kondisi tidur dalam Gelombang Otak Theta…

Itulah kenapa saya langsung tertawa, ketika istri saya cerita mengenai masalah financial orang lain yang ending selftalknya:

“Ga tahu kenapa HABISNYA CEPAT JUGA..” wkwkwkwk….

Sahabat,
Pernahkah anda memiliki selftalk seperti ini:

“Namanya juga hidup, ya pastilah banyak cobaan..”

“Ga tahu kenapa ya, hidup saya dari dulu itu slalu mulu..”

“Ga tahu kenapa ya, dari dulu sampai sekarang, saya makan apapun, sebanyak apapun, tubuh saya tetap kurus..”

“Ga tahu kenapa ya, dari dulu sampai sekarang, saya makan apapun, sebanyak apapun, tubuh saya tetap langsing..”

“Ga tahu kenapa ya, saya makan sedikit saja langsung jadi daging..”

“Ga tahu kenapa ya, saya cuma minum air putih saja, langsung jadi lemak..”

“Ga tahu kenapa ya, setiap laki-laki yang saya kenal semuanya brengsek dan mata keranjang!”

“Ga tahu kenapa ya, anak saya sering sakit-sakitan..”

“Ga tahu kenapa ya, setiap kepala saya kena air hujan, saya pasti sakit..”

“Ga tahu kenapa ya, setiap saya membuka usaha slalu bangkrut terus..”

Ya, tanpa seseorang sadari selftalk inilah yang menjadi program hidupnya, sehat, sakit, mental block, kematian, dan nasib, semuanya seringkali bermuara dari selftalk..

Lalu jika sudah terlanjur terucap selftalk negatif, apa yang harus kita lakukan?

Apakah masih memungkinkan mengubah arah jalan hidup?
Apakah masih memungkinkan mengubah nasib hidup?

Jika sudah terlanjur terjadi, anda masih bisa kok mulai membiasakan memprogram ulang dalam pikiran bawah sadar anda, sebuah program hidup baru, dengan selftalk seperti dibawah ini:

“Namanya juga hidup, ya pastilah banyak kemudahan..“

“Namanya juga hidup, ya pastilah banyak keberuntungan..“

“Namanya juga hidup, ya pastilah banyak keajaiban yang meliputinya..”

“Ga tahu kenapa ya, hidup saya slalu di penuhi Keajaiban Tuhan..keberuntungan demi keberuntungan slalu saya dapatkan, hidup saya penuh warna-warni keindahan, keberlimpahan, dan kebahagiaan..“

“Ga tahu kenapa ya, hidup saya dari dulu itu slalu mudah dan dimudahkan oleh Tuhan, semua hal yang saya kerjakan slalu lancar tanpa hambatan, semua hal yang saya butuhkan semuanya tersedia begitu saja, saya bersyukur sekali, keajaiban demi keajaiban terus beruntun berdatangan dalam hidup saya..”

“Ga tahu kenapa ya, saya slalu dipertemukan dengan orang-orang yang baik, orang-orang-orang yang hebat, orang-orang yang membuat hidup saya semakin sehat, semakin kaya, semakin berlimpah banyak kebahagiaan hidup..”

“Ga tahu kenapa ya, hidup saya seperti dikerubuti uang, uang slalu mengikuti kemanapun saya pergi, uang seperti berjatuhan seperti air hujan, apapun yang saya sentuh, apapun yang saya kerjakan semuanya menghasilkan uang..”

“Saya sungguh bersyukur, saya merasa menjadi manusia yang paling beruntung, karena dimanapun, kapanpun, dan dengan siapapun saya bekerja sama, semuanya menghasilkan keuntungan yang besar bagi saya..”

“Saya yakin dan percaya, semua keajaiban hidup yang saya dapatkan saat ini, adalah karena Tuhan mencintai saya, Tuhan menyayangi saya, semuanya terjadi karena Tuhan sudah mengijinkan, menghendaki, dan memilih saya untuk memiliki kehidupan seperti apa yang saya impikan..”

Sahabat..
Setiap anda mengalami rasa tidak berdaya, tidak bersemangat dalam menjalani hidup, langsung katakan selftak yang memberdaya dan menguatkan hidup seperti ini:

Aku adalah pribadi yang penting..
Aku adalah pribadi yang besar..
Aku adalah pribadi yang berharga..
Keberadaan hidupku didunia ini sangat penting..
Keberadaanku dibutuhkan oleh kehidupan ini..
Karena itulah diriku yang sejati..
Diri yang tegar..
Diri yang kuat..
Diri yang hebat..
Yang senantiasa menebarkan banyak manfaat bagi seluruh makhluk penghuni bumi..

Banyak alumni pelatihan saya yang mengalami perubahan kualitas hidup bagai bumi dan langit, hanya dengan berlatih mengelola dan menjaga selftalknya senantiasa positif..

Anda bisa mulai dari sekarang berlatih terus menerus mengelola & menjaga SELFTALK Anda secara positif untuk mengalami terjadinya. KEAJAIBAN HIDUP PADA DIRI ANDA..!

Written By: Hermawan Gatot Suhendro

Met aktifitas smua..😊💐

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 18 Januari 2018 in Uncategorized

 

*_PENYAKIT HATI YANG TIDAK KITA SADARI_*


Seekor ular memasuki gudang tempat kerja seorang tukang kayu di malam hari.

Kebiasaan si tukang kayu adalah membiarkan sebagian peralatan kerjanya berserakan & tidak merapikannya.

Nah ketika ular itu masuk kesana, secara kebetulan ia merayap di atas gergaji. Tajamnya mata gergaji menyebabkan perut ular terluka. Ular beranggapan gergaji itu menyerangnya. Ia pun membalas dengan mematuk gergaji itu berkali-kali.

Serangan yang bertubi-tubi menyebabkan luka parah di bagian mulutnya. Marah & putus asa, ular berusaha mengerahkan kemampuan terakhirnya utk mengalahkan musuhnya. Ia pun lalu membelit kuat gergaji itu.
Belitan yang menyebabkan tubuhnya terluka amat parah, akhirnya ia pun mati binasa.

Di pagi hari si tukang kayu menemukan bangkai ular tsb di sebelah gergaji kesayangannya.

*Sahabatku….*

Kadangkala di saat marah, kita ingin melukai orang lain. Setelah semua berlalu, kita baru menyadari bahwa yang terluka sebenarnya adalah diri kita sendiri.

Banyaknya perkataan yang terucap & tindakan yang dilakukan saat amarah menguasai, sebanyak itu pula kita melukai diri kita sendiri.

_Tidak ada musuh yang tidak dapat di taklukkan oleh cinta kasih._

Tidak ada penyakit yang tidak dapat di sembuhkan oleh kasih sayang.

_Tidak ada permusuhan yang tidak dapat dimaafkan oleh ketulusan dan keikhlasan._

Tidak ada kesulitan yang tidak dapat dipecahkan oleh ketekunan dan kesabaran.

_Tidak ada batu keras yang tidak dapat di pecahkan oleh kesabaran._

Semua itu sebenarnya berasal dari diri kita sendiri.

Ketahuilah Dendam benci/curiga/pikiran negative, apapun itu, ia sebenarnya bagaikan ular yang membelit gergaji, telah ribuan kali muncul dalam pikiran kita yang menusuk & membakar bathin kita sendiri.

Latihlah setiap saat untuk mengendalikan diri, memaafkan dengsn tulus, dan mampu dengan cepat melepaskan & membuang *_sampah pengotor bathin dan pikiran kita._*

*SALAM CINTA KASIH DARI HATI.*

*KEKUATAN KITA TERLETAK KETIKA KITA BISA MEMAAFKAN.*

*_SEMOGA BERMANFAAT_*

*_SALAAM_* 🙏

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 18 Januari 2018 in Pelajaran Hidup, Pengetahuan, Uncategorized

 

*_PENYAKIT HATI YANG TIDAK KITA SADARI_*


Seekor ular memasuki gudang tempat kerja seorang tukang kayu di malam hari.

Kebiasaan si tukang kayu adalah membiarkan sebagian peralatan kerjanya berserakan & tidak merapikannya.

Nah ketika ular itu masuk kesana, secara kebetulan ia merayap di atas gergaji. Tajamnya mata gergaji menyebabkan perut ular terluka. Ular beranggapan gergaji itu menyerangnya. Ia pun membalas dengan mematuk gergaji itu berkali-kali.

Serangan yang bertubi-tubi menyebabkan luka parah di bagian mulutnya. Marah & putus asa, ular berusaha mengerahkan kemampuan terakhirnya utk mengalahkan musuhnya. Ia pun lalu membelit kuat gergaji itu.
Belitan yang menyebabkan tubuhnya terluka amat parah, akhirnya ia pun mati binasa.

Di pagi hari si tukang kayu menemukan bangkai ular tsb di sebelah gergaji kesayangannya.

*Sahabatku….*

Kadangkala di saat marah, kita ingin melukai orang lain. Setelah semua berlalu, kita baru menyadari bahwa yang terluka sebenarnya adalah diri kita sendiri.

Banyaknya perkataan yang terucap & tindakan yang dilakukan saat amarah menguasai, sebanyak itu pula kita melukai diri kita sendiri.

_Tidak ada musuh yang tidak dapat di taklukkan oleh cinta kasih._

Tidak ada penyakit yang tidak dapat di sembuhkan oleh kasih sayang.

_Tidak ada permusuhan yang tidak dapat dimaafkan oleh ketulusan dan keikhlasan._

Tidak ada kesulitan yang tidak dapat dipecahkan oleh ketekunan dan kesabaran.

_Tidak ada batu keras yang tidak dapat di pecahkan oleh kesabaran._

Semua itu sebenarnya berasal dari diri kita sendiri.

Ketahuilah Dendam benci/curiga/pikiran negative, apapun itu, ia sebenarnya bagaikan ular yang membelit gergaji, telah ribuan kali muncul dalam pikiran kita yang menusuk & membakar bathin kita sendiri.

Latihlah setiap saat untuk mengendalikan diri, memaafkan dengsn tulus, dan mampu dengan cepat melepaskan & membuang *_sampah pengotor bathin dan pikiran kita._*

*SALAM CINTA KASIH DARI HATI.*

*KEKUATAN KITA TERLETAK KETIKA KITA BISA MEMAAFKAN.*

*_SEMOGA BERMANFAAT_*

*_SALAAM_* 🙏

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 18 Januari 2018 in Uncategorized