RSS

Nah, Sebelum kabarnya lebih buruk lagi….

25 Feb

Suka ngeluh krn rasa makanan kamu ga enak?
Banyak orang diluar sana yg gak bisa makan…

Kalo kamu sering mengeluh tentang apa yg kamu punya…

Peng Shuilin malah gak punya kaki…

belajar itu capek ? susah? Dosennya nyebelin?… masih byk yg gak mampu sekolah….

sebel sama orang tuamu?… masih untung punya ortu.. bisa dimintain macem2….

Sering ngeluh sama anak-anak yang nakal?…Bayangin dong orang yg pengen bgt punya anak tapi mandul …

Capek nyetir? Jalanan macet?….Yang ini, jalan kaki ke tempat kerja mereka pun susah bgt… brani coba?

so, dimana jalan menuju kebahagiaan ?

Setiap orang menginginkan kebahagiaan, tapi tdk ada orang yg tau dimana letak kebahagiaan .

Kenapa..??  Krn kita tdk tau jalannya… Tdk memiliki peta…

Bahkan lokasinya dimanapun tdk tahu…

Tau gak  :

1. Charles Schwab, CEO Bethlehem Steel. Perusahaan besi baja ternama, lalu bangkrut total usahanya  hingga harus berhutang untuk membiayai hidupnya dan 5 tahun kemudian Ia tewas menyedihkan.

2. Richard Whitney, President New York Stock Exchange. Ia menghabiskan sisa hidupnya dipenjara Sing Sing.

3. Jessa Livermore( Raja saham “the Great Bear”) di Wall Street, Ivan Krueger (CEO perusahaan hak cipta). Semuanya memilih kematian dgn cara bunuh diri, krn mrk memandang bahwa utk mengakhiri penderitaan hanya  bisa dilakukan dgn 1 pilihan, yaitu bunuh diri. Sungguh merupakan pola pandang dan cara fikir yang naif dr simbol bangsa yang menganut faham peradaban dan kemajuan

4. Arthur Cutton, pemilik pabrik tepung terbesar di dunia. Distribusi dan bisnis tepung dlm genggamannya, harta berlimpah dan ia pun terdampar di gerbang kematian .

5. Albert Fall, anggota cabinet presiden Amerika Serikat. Beberapa masa mendekam di penjara, dan ketika pintu kebebasan dibuka, sampai ke rumah dan langsung meninggal dunia

Padahal mrk semua sebelumnya adl  milyarder sukses dan terkaya di Amerika Namun di puncak singgasana suksesnya…bukan bahagia yang mrkaperoleh…tp ketragisan nilai hidup saat memasuki pintu kematian…

terbuktikan bahwa kekayaan yang melimpah bukan jaminan akhir kehidupan yang bahagia

Lalu dimana letak kebahagiaan??

Kebahagiaan ada di dlm diri setiap insan yg memiliki hati mulia dgn jiwa yg bersih..

Senyum kita bkn hanya milik kita, tp saat kita memberi dan yg diberi merasa bahagia dgn pemberian kita, maka kebahagiaan itupun akan dtg dan menjadi milik kita.

Itulah peta jalan yg hrs kita temukan,so jalanlah kesana dgn penuh kesungguhan dan kesabaran, mudah-mudahan kita semua akan sampai di lokasi kebahagiaan..

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 25 Februari 2010 in Pelajaran Hidup

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: