RSS

Ayah, Main Yuk….!

04 Mar

“Ayah, Adik punya mainan baru…” kata seorang anak kepada Ayahnya
yang sibuk di meja kerja.
“Maaf, Ayah masih banyak kerjaan ya Nak….sana main sama Ibumu…!”
kata sang Ayah tanpa menoleh.
“Tap Ibu juga sibuk Yah….lagian kok Ayah sibuk kerja terus
sih….kapan mainnya sama Adik…!” sang Anak mulai merajuk.
“Sudah sana…..!!! Tahu ndak Ayah sedang sibuk….!!!” kali ini
bentakan sang Ayah mengagetkan sang Anak.
“Yah udah kalau gitu mainannya saya taruh sini…nanti kalau Ayah
sudah selesai kerja…tolong cari Adik yaa….!” kata sang Anak
beranjak pergi sambil memandangi sosok workaholick itu dengan mata
berkaca-kaca.
………………………………………………………………….
Beberapa hari kemudian, terlihat seorang laki-laki menangis di atas
sebuah pusara/makam seorang anak. Sambil bercucuran air mata dia
berkata: “Maafkan Ayah ya Dik…..Selama ini seakan-akan ayah tidak
ada waktu buat bermain denganmu….Kini engkau telah pergi
meninggalkan Ayah…..Kau tinggalkan mainan ini buat Ayah….Dik ini
Ayah….main yuk….!!!”
Dengan pandangan hampa ditatapnya makam anaknya….yang wafat karena
sebuah kecelakaan beberapa hari yang lalu, ketika bermain ke rumah
temannya.
………………………………………………………………………….
Saudara, ini adalah nasehat buat kita semua…Jangan sampai karena
mencari nafkah kita melupakan “bermain” bersama orang-orang tercinta.
Karena SESUNGGUHNYA APAPUN YANG KITA RAIH TIADA BERGUNA, ketika mereka
merasa sebagi orang asing di dekat kita, TERABAIKAN…

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada 4 Maret 2010 in Pelajaran Hidup

 

One response to “Ayah, Main Yuk….!

  1. Tips Trik Komputer

    4 Maret 2010 at 2:03 am

    Blognya menarik nih…

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: