RSS

10 Cara Menghemat Konsumsi BBM

18 Mar

Menghemat biaya pengeluaran di masa krisis saat ini
pastinya dapat memberi banyak manfaat. Termasuk di antaranya menghemat
biaya pembelian bbm untuk mobil Anda. Dengan menghemat konsumsi bbm,
tentu biaya pengeluaran akan semakin rendah.

Bagaimana cara menghemat konsumsi bbm, sekaligus memperpanjang jarak
tempuh mobil? Ada banyak faktor yang mempengaruhi konsumsi bbm mobil.
Seperti kapasitas mesin, transmisi, bobot kendaraan, dan tekanan ban.
Selain itu, tingkat kepadatan lalu lintas, pola mengemudi dan kondisi
mobil pun turut memberi pengaruh.

Dalam Big Test Liga Irit 3 ini kami tidak menggunakan pola mengemudi
ekonomis, tapi Anda bisa menghemat konsumsi bbm mobil Anda dengan 10
cara ini.

1. Menjaga Putaran Mesin
Umumnya, torsi maksimum mesin berada pada 2.500-3.500 rpm. Lakukan
perpindahan gigi pada rentang putaran mesin itu. Jika putaran mesin
terlalu tinggi, maka suplai bensin akan makin banyak. Sedang jika
terlalu rendah, butuh injakan pedal gas yang lebih dalam untuk
menambah kecepatan.

2. Gunakan AC Dengan Bijak
Menggunakan AC memberi beban besar pada mesin yang dapat meningkatkan
konsumsi bbm. Non-aktifkan AC jika udara luar cukup untuk menyejukan
kabin mobil. Pada cuaca panas, parkirlah mobil di tempat yang teduh.
Ketika ingin mengemudi lagi, bukalah semua kaca untuk mengeluarkan
udara panas dari kabin. Sehingga dapat mengurangi kerja AC untuk
mendinginkan kabin.

3. Hindari Akselerasi Dan Pengereman Mendadak
Berakselerasi atau melaju dengan konstan membuat suplai bahan bakar
juga konstan. Akselerasi mendadak dapat membuat ECU memerintahkan
untuk menyuplai bensin hingga maksimal. Sedangkan mengerem secara
berlebihan memaksa Anda untuk menekan gas lebih dalam untuk memperoleh
kecepatan semula. Injak pedal gas dengan halus serta perhitungkan
jarak pengereman yang memadai.

4. Cermati Tekanan Dan Keselarasan Ban
Kurangnya tekanan ban jelas berbahaya. Kondisi itu dapat menambah
hambatan untuk melaju. Untuk mencapai kecepatan tertentu, mesin
bekerja lebih keras ketimbang normal yang membutuhkan lebih banyak
bbm. Juga dapat meningkatkan keausan ban yang tidak merata.
Keselerasan ban, keausan bearing roda dan rem yang menyangkut dapat
menambah konsumsi bbm 10%.

5. Servis Mobil Secara Berkala
Saringan udara dan oli kotor, busi yang sudah aus, oli mesin lama
tidak diganti, knalpot bocor dan masalah pada sistem kontrol emisi
dapat meningkatkan konsumsi bbm. Lakukan servis berkala untuk
mengurangi hambatan ini. Lebih baik lagi jika servis itu dilakukan
sebelum mencapai jarak tempuh yang telah ditentukan.

6. Pakai BBM Dengan Oktan Sesuai
Banyak mesin mobil yang dapat bekerja baik dengan bahan bakar bernilai
oktan yang lebih rendah dari rekomendasi pabrik. Kecuali jika
terdengar knocking. Tapi performa mesin maupun konsumsi bbm akan
membaik saat menggunakan bbm dengan oktan sesuai rekomendasi pabrikan.

7. Kurangi Beban
Jangan gunakan bagasi mobil sebagai lemari kedua Anda. Atau Anda
selalu membawa banyak barang dan aksesori berat yang tidak dibutuhkan
pada perjalanan Anda hari itu. Penambahan beban ini membuat mesin
bekerja lebih berat dari kondisi normal. Pasalnya, Anda harus
menginjak pedal gas lebih dalam untuk memperoleh kecepatan.

8. Hindari Macet
Kondisi stop and go begitu cepat mengurangi isi tangki bbm mobil
Anda. Sebisa mungkin hindari jam-jam sibuk untuk menghindari macet.
Hindari pula membiarkan mesin idle untuk waktu yang lama, seperti
menyalakan mesin ketika menunggu. Karena kondisi itu membutuhkan lebih
banyak bbm ketimbang mematikan dan menyalakan mesin lagi.

9. Rencanakan Rute Perjalanan
Menentukan rute perjalanan yang efektif dan terhindar dari macet
memang membutuhkan pengalaman Anda. Hindari jalan macet yang pernah
Anda lewati di waktu lampau. Menggunakan peta dan GPS akan memudahkan
Anda menentukan rute perjalanan. Jika ingin singgah beberapa kali,
upayakan agar rutenya tetap satu poros.

10. Mengemudi Smart
Mengurangi kecepatan yang biasa Anda gunakan dapat menghemat bbm.
Melaju pada kecepatan 100 km/jam menggunakan bbm sekitar 15% lebih
banyak ketimbang melaju pada 80 km/jam. Menggunakan fitur cruise
control di jalan bebas hambatan atau mengaktifkan overdrive untuk
transmisi otomatis, membuat ECU mesin memerintahkan suplai bbm pada
mode ekonomis.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 18 Maret 2010 in Tips

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: