RSS

REJEKI BANYAK BENTUKNYA

13 Feb

Kemarin hujan mulai jam 9 pagi, seorang tukang rujak numpang berteduh.Masih penuh gerobaknya, buah-buah tertata rapi. Kulihat beliau membuka buku kecil, rupanya Al Quran. Beliau tekun dengan Al-Qurannya. Sampai jam 10 hujan blm berhenti. Saya mulai risau karena sepi tak ada pembeli datang.Saya keluar memberikan air minum.“Kalau musim hujan jualannya repot juga ya, Pak ” .. “Mana masih banyak banget.”Beliau tersenyum, “Iya bu, Mudah-mudahan ada rejekinya .” jawabnya.“Aamiin,” kataku.“Kalau gak abis gimana, Pak?”. tanyaku.“Kalau gak abis ya risiko Bu, kayak semangka, melon yang udah kebuka ya kasih ke tetangga, mereka juga seneng daripada kebuang. kayak bengkoang, jambu, mangga yang masih bagus bisa disimpan. Mudah-mudahan aja dapet nilai sedekah,” katanya tersenyum.“Kalau hujan terus sampai sore gimana, Pak?” tanyaku lagi.“Alhamdulillah bu… Berarti rejeki saya hari ini diizinkan banyak berdoa. Kan kalau hujan waktu mustajab buat berdoa bu…” Katanya sambil tersenyum.“Dikasih kesempatan berdoa juga rejeki, Bu…”“kalau gak dapet uang gimana, Pak?” tanyaku lagi.“Berarti rejeki saya bersabar Bu, Allah yg ngatur rejeki Bu, Saya bergantung sama Allah.. Apa aja bentuk rejeki yang Allah kasih ya saya syukuri aja. Tapi Alhamdulillah, saya jualan rujak belum pernah kelaparan.“Pernah gak dapat uang sma sekali, tau tau tetangga ngirimin mkanan. Kita hidup cari apa Bu, yg penting bisa makan biar ada tenaga buat ibadah & usaha,” katanya lagi sambil memasukan Alqurannya ke kotak di gerobak.“Mumpung hujannya rintik, Bu… Saya bisa jalan, Makasih yaa ,Bu…” Saya terpana, Betapa malunya saya, dipenuhi rasa gelisah ketika hujan datang, begitu khawatirnya rejeki materi tak didapat sampai mengabaikan nikmat yang ada di depan mata.Saya jadi sadar bahwa rizki hidayah, dapat beribadah, dapat bersyukur dan bersabar adalah jauh…jauh lebih berharga daripada uang, harta dan jabatan.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 13 Februari 2015 in Pelajaran Hidup

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: