RSS

SEKOLAH KNOWING VS SEKOLAH BEING… 1/2

27 Jul

Satu hr sy kedatangan seorg tamu dr Eropa. Sy menawarkan pd nya melihat2 objek – wisata kota Jakarta. 

Pd saat kami ingin menyeberang jalan,
kawan sy ini selalu berusaha utk mencari zebra cross. Berbeda dgn sy dan org Jakarta yg lain, dgn mudah menyeberang dimana saja suka.

Teman sy tetap tdk terpengaruh oleh situasi. Dia terus mencari zebra cross setiap kali akan menyeberang.  Padahal di Indonesia tdk setiap jalan dilengkapi dgn zebra cross.

Yg lbh memalukan … meskipun sdh ada zebra cross … tetap saja para pengemudi tancap gas, tdk mau mengurangi kecepatan, guna memberi kesempatan pd para penyeberang.
Rekan sy geleng2 kepala mengetahui perilaku masyarakat kita.

Akhirnya sy coba menanyakan pandangan tmn sy ini mengenai fenomena menyebrang jalan tadi.

Sy bertanya mengapa org2 di negara kami menyebrang tdk pd tempatnya, meskipun mrk tahu bhw zebra cross itu adlh utk menyebrang jalan. Sementara dia selalu konsisten mencari zebra cross meskipun tdk semua jalan di negara kami dilengkapi dgn zebra cross.

Pelan2 dia menjawab pertanyaan saya … “It’s all happened because of The Education System.”

Wah … bukan main kagetnya sy mendengar jawaban rekan sy. Apa hubungan menyeberang jalan sembarangan dgn sistem pendidikan…?

Dia melanjutkan penjelasannya. Didunia ini ada 2 jenis sistem pendidikan,
yg Pertama adlh sistem pendidikan yg hanya menjadikan anak2 kita menjadi mahluk “Knowing” atau sekedar tahu saja, sedangkan yg Kedua sistem pendidikan yg mencetak anak2 menjadi mahluk “Being”. Maksudnya …?

Sekolah hanya bs mengajarkan banyak hal utk diketahui para siswa …
Sekolah tdk mampu membuat siswa mau melakukan apa yg diketahui sbg bagian dr kehidupannya. Anak2 tumbuh hanya menjadi “Mahluk Knowing”,
hanya sekedar “mengetahui” bhw
– zebra cross adlh tempat menyeberang,
– tempat sampah adlh utk menaruh sampah, to mrk tetap menyebrang dan membuang sampah sembarangan … Sekolah semacam ini biasanya mengajarkan banyak sekali mata pelajaran. Tak jarang membuat para siswanya stress, pressure & akhirnya mogok sekolah. Segala macam di ajarkan & banyak hal yg di ujikan,
tetapi tak satupun dr siswa menerapkannya stlh ujian. Ujiannyapun hanya sekedar tahu … “Knowing”.

Di negara kami, sistem pendidikan benar2 di arahkan utk mencetak manusia2 yg “tidak hanya tahu apa yg benar tetapi mau melakukan apa yg benar sbg bagian dr kehidupannya”

Di negara kami, anak2 hanya di ajarkan 3 mata pelajaran pokok. 1) Basic Sains, 2) Basic Art & 3) Social.

Dikembangkan melalui praktek lsg & studi kasus vs kejadian nyata diseputar kehidupan mrk.

Mrk tdk hanya tahu, mrk jg mau menerapkan ilmu yg diketahui dlm keseharian hidupnya. Anak2 ini jg tahu persis alasan mengapa mrk mau atau tdk mau melakukan sesuatu.

Cara ini mulai di ajarkan pd anak sejak usia mrk msh sangat dini agar terbentuk sebuah kebiasaan yg kelak akan membentuk mrk menjadi mahluk “Being”. Yakni manusia2 yg melakukan apa yg mrk tahu benar. Wow…! Betapa sekolah begitu memegang peran yg sangat penting bagi pembentukan perilaku & mental anak2 bangsa.

Betapa sebenarnya sekolah tdk hanya berfungsi sbg lembaga sertifikasi yg hanya mampu memberi ijazah para anak bangsa.

Kita mestinya lbh mengarahkan pendidikan utk mencetak generasi yg tdk hanya sekedar tahu ttg hal2 yg benar, tp jauh lbh penting utk mencetak anak2 yg mau melakukan apa2 yg mrk ketahui itu benar. Mencetak manusia2 yg “Being”

Apkh tempat anak2 kita bersekolah telah menerapkan sistem pendidikan & kurikulum yg akan menjadikan anak2 kita utk menjadi mahluk “Being” atau hanya sekedar “Knowing”

“Mengetahui” Yang Benar Tetapi “Tidak Pernah Melakukan Dengan Benar” sama dengan “Tidak Mengetahui”

Have a Great Monday🌹

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 27 Juli 2015 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: