RSS

🍵 Soup Hangat Pengiring Rehat…

03 Mar

Hati yang Menginginkan Kebaikan

Hari itu saya bermaksud belanja keperluan pribadi di swalayan de depan gerbang perumahan. Setelah mengambil segala barang yang saya butuhkan ,saya pun buru buru menuju antrian di kasir . Di depan saya ada seorang anak muda berpenampilan rada sangar dan di depan anak muda itu ada seorang ibu ibu berpenampilan sederhana dengan 2 orang anaknya yang sedang menghitung belanjaan mereka di kasir.

“Total seluruhnya 145 ribu Bu”, kata si neng penjaga kasir tersenyum ramah setelah menjumlahkan seluruh barang belanjaan si ibu . Ibu itu segera membuka dompetnya… uangnya recehan semua dan sedikit lusuh, lalu dia menghitungnya satu persatu dengan wajah tertunduk . Kedua anaknya berdiri memperhatikan ibu mereka sambil sesekali memegang tangannya, keduanya terlihat tidak sabar . Antrian di swalayan-pun semakin panjang, maklum tanggal muda…

Saya lihat wajah si ibu pucat pasi … terlihat jelas ia kebingungan sebab ternyata uang yang ada di dompetnya kurang. Ia mulai berfikir untuk mengembalikan sebagian barang belanjaan yang diambilnya… seketika tiba-tiba saja… anak muda di depan saya membungkuk sambil memungut uang 50 ribuan yg ada di lantai dan menyodorkannya ke pada ibu itu :

“Hati-hati Bu, hati hati kalau menghitung uang… ini ada selembar uang Ibu yang jatuh”, Si Ibu yang bengong seperti tak percaya… dengan tangan bergetar mengambil dan menerima uang itu… dengan tatapan mata penuh syukur ia memandang pada si anak muda tsb.

Setelah membayar di kasir dengan gembira kedua anaknya menenteng kantong plastik belanjaan berlalu pergi. Anak muda itu membayar belanjaannya kemudian ia juga segera pergi… saya kejar sambil tergesa-gesa menyusul dia… setelah bertemu Saya berkata, “Dek saya tahu… tadi kamu dengan sengaja menjatuhkan uang 50 rebuan milikmu… buat kamu kasihkan sama si ibu yang tadi itu… saya melihat karena saya berada tepat di belakang kamu… demi ALLAH saya bertanya, bagaimana kamu bisa mendapat ide itu ?”

Anak muda itu dengan santun menjawab, “ALLAH lah yang mengilhamkan itu pada saya pak… saya tidak ingin si ibu itu malu dihadapan kita dan anak-anak nya… karena itu ALLAH menggerakkan hati saya untuk spontan mengerjakan apa yang bapak lihat”.

Subhanallah… ternyata bila hati menginginkan kebaikan… ALLAH akan membantu hamba NYA melakukan kebaikan itu… sungguh… kebaikan itu hanya mudah dilakukan bagi orang yang memang menginginkannya…. seperti firman ALLAH

فأما من أعطى و اتقى وصدق بالحسنى فسنيسره لليسرى

Adapun orang yang memberikan hartanya di jalan Allah dan bertaqwa dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (syurga), maka kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah” [QS.Al-Lail: 5-7]

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 3 Maret 2016 in Pelajaran Hidup

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: