RSS

SLUKU-SLUKU BATHOK

16 Apr

Sluku-sluku bathok,
Bathoké éla-élo
Si Rama menyang Solo,
Oléh-oléhé payung mutho.
Mak jenthit lolo lo bah,
Yén mati ora obah
Yén obah medéni bocah,
Yen urip goléko dhuwit…”

🌹Sluku sluku bathok
(hidup tidak boleh dihabiskan hanya untuk bekerja. Waktunya istirahat ya istirahat, untuk menjaga jiwa dan raga agar selalu dalam kondisi seimbang. Bathok atau kepala kita perlu beristirahat untuk memaksimalkan kemampuannya)
.
🌷Bathoké éla élo  :
Dengan cara berzikir (éla-élo = Laa Ilaaha Ilallah), mengingat Allah akan mengendurkan
syaraf neuron di otak. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah, hati menjadi tentram.

🌷Si Rama menyang Solo:
Siram (mandilah, bersuci)
menyang (menuju) Solo (Solat).
Lalu bersuci dan dirikanlah salat.

🌹Oléh-oléhé payung mutho:
Maka kita akan mendapatkan perlindungan (payung) dari Allah, Tuhan kita.

🌷Mak jenthit lolo lo bah:
Kematian itu datangnya tiba-tiba, tak ada yang tahu. Tak bisa dimajukan atau dimundurkan
walau sesaat.

🌹Wong mati ora obah:
Saat kematian datang, semua sudah terlambat. Kesempatan beramal hilang.

🌷Yen obah medéni bocah:
Banyak yg ingin minta dihidupkan, tapi Allah tidak mengizinkan. Jika mayat hidup lagi maka bentuknya menakutkan dan mudharatnya akan lebih besar.

🌹Yén urip goléko dhuwit: Kesempatan terbaik untuk beramal adalah saat ini. Saat masih hidup.
——++——–

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 16 April 2016 in lyrics, Musik, Pelajaran Hidup

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: