RSS

​💚 *Surat Cinta Tentang Shalat*

15 Okt

🌾Bila engkau anggap *shalat* itu hanya sebagai *penggugur kewajiban*, maka kau *akan terburu-buru mengerjakannya*.

🌾Bila engkau anggap *shalat hanya sebagai sebuah kewajiban*, maka kau *tak akan menikmati hadirnya Allah* saat kau mengerjakannya.
🌿Anggaplah *shalat itu pertemuan yang kau nanti dengan Tuhanmu*.
🌿Anggaplah *shalat itu sebagai cara terbaik kau bercerita dengan Allah SWT*.
🌿Anggaplah *shalat itu sebagai kondisi terbaik untuk kau berkeluh kesah* dengan Allah SWT.
🌿Anggaplah *shalat itu sebagai seriusnya kamu dalam bermimpi*.
🍂Bayangkan ketika “adzan berkumandang,” *tangan Allah melambai kepadamu untuk mengajak kau lebih dekat denganNya*
🍂Bayangkan ketika kau “takbir,” *Allah melihatmu, Allah tersenyum untukmu dan Allah bangga terhadapmu*.
🍂Bayangkanlah ketika “rukuk,” *Allah menopang badanmu hingga kau tak terjatuh*, hingga kau merasakan damai dalam sentuhan-Nya.
🍂Bayangkan ketika “sujud,” Allah mengelus kepalamu. Lalu Dia berbisik lembut di kedua telingamu: *Aku  mencintaimu wahai hambaKu*.”
🍂Bayangkan ketika kau “duduk di antara dua sujud,” Allah berdiri gagah di depanmu, lalu mengatakan: “Aku tak akan diam apabila ada yang mengusikmu.”
🍂Bayangkan ketika kau memberi “salam,” *Allah menjawabnya, lalu kau seperti manusia berhati bersih setelah itu*.
MasyaAllah sungguh nikmat shalat yang kita lakukan*. Tidak akan sia-sia yang menyebarkannya, tidak akan rugi orang yang membacanya.
*Beruntunglah  orang-orang yang mengamalkannya*.
Barakallahu fiikum, Wassalamualaikum
*Maafkanlah aku ya Allah  yg tak pernah memperhatikan kesempurnaan sholatku*

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 15 Oktober 2016 in Pelajaran Hidup

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: